Label

Tampilkan postingan dengan label BIOGRAFI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BIOGRAFI. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 Juni 2012

BIOGRAFI YUKIHIRO


Biografi Yukihiro


Yukihiro Awaji (
淡路 幸宏 Awaji Yukihiro) atau biasa disebut Yuki Sensei ( Sensei = sebutan guru dalam bahasa jepang) karena paling pandai. lahir di chiba dekat tokyo jepang 24 November 1968...
ayahnya adalah seorang pegawai negeri,, ibunya adalah pengrajin kimono...
yuki hidup sperti anak jepang lainnya,, dia sekolah sampai tingkat UNIVERSITAS (The Chiba University of Commerce)...
yuki sangat menyukai musik,, terutama musik jepang dan musik Amerika...
dia mulai menyukai drum sejak duduk di bangku SMP...

ketika yuki menjalani bangku kuliah,, dia mulai bergabung dengan grup band Zi:Kill...
band Zi:Kill menandatangani kontrak dengan Extasy Records pada tahun1989 kemudian mengeluarkan album di luar jepang....
namun tidak bertahan lama,, yuki akhirnya resmi keluar dan membentuk band baru bersama gitaris Shin Murohime 1991 yg di beri nama Die In Cries dan mengeluarkan album pertamanya yg diberi nama Nothing to Revolution tahun 1991...
band yg beraliran Heavy Metal ini sukses dan meraih tingkat yang cukup menguntungkan di Nippon Budokan pada tahun 1994...
namun kesuksesan ini tidak bertahan lama... pada tahun 1995 setelah mengeluarkan album yang berjudul SEED mereka menyatakan rehat... dan yuki menjadi pemain auditional player di beberapa band, namun tidak beberapa lama Die in Cries menyatakan bubar....
hingga akhirnya ketika pemimpin L'Arc~en~Ciel Tetsu sedang mencari drumer pengganti Sakura yang mengundurkan diri karena di tangkap oleh Polisi karena terbukti menggunakan Narkoba, bertemu dengan yukihiro di salah satu acara....
ketika itu tetsu mengagumi permainan yukihiro ketika menjadi auditional player di salah satu band...
akhirnya mereka saling kontak dan menjadi teman baik akhirnya yukihiro di ajak gabung dan menjadi auditional player di Laruku dan membawakan lagu NIJI....
namun pada tahun 1998 Yukihiro resmi bergabung dengan L'Arc~en~Ciel dan album pertama resminya adalah Winter Fall...
banyak penggemar Laruku yang merasa keberatan Yukihiro menjadi drumer tetap...
mereka menganggap yukihiro tidak cocok dengan karakter lagu laruku...
namun tidak dapat dipungkiri bahwa yukihiro adalah pemain drum yang hebat dan mempunyai arti penting didalam musik laruku karena ide-idenya yang sangat cemerlang...
hingga saat ini yukihiro masih bergabung dan setia dalam band L'Arc~en~Ciel....

BIOGRAFI KEN

Nama Asli : Ken Kitamura
Tempat/Tgl Lahir : Osaka / 28 november 1968
Tinggi : 178 cm Berat: 56 Kg
Golongan Darah : AB
Peliharaan : ELIZABETH (kucing)
Warna favorit: Silver, Hitam
Binatang favorit: Lumba – lumba, Kucing
Makanan Favorit : simmered dishes, truffes & fois gras
Minuman favorit: JackDaniels
Pakaian Favorit: Jun, Y’s for men, Domon, Crazy Under Wear, 5351
Rokok Favorit: Marlboro Light menthol
Gaya Permainan : Rock
Group Band : L'Arc~en~Ciel (Laruku), Sons of All Pussys (S.O.A.P)
Pengaruh musikal : Jimi Hendrix, Led Zeppeline, Bow Wow
Gitar Yang Digunakan : Fernandes Stratocaster, Fender Stratocaster
Efek : DOD Love
DriverAmpli : Marshall


Ken merupakan salah satu gitaris terpopuler di Jepang. Maklum, ia merupakan personel dari band yang merajai musik Jepang selama beberapa tahun terakhir ini. Bersama Hyde (vocal), Tetsu (bass), dan Yukihiro (drum) mempopulerkan musik J-Rock (Japanese Rock) secara lebih meluas. Bahkan jika anda memasuki forum-forum musik yang mambahas musik Jepang bahkan Asia, bisa dijamin kalau topik yang membahas band L`Arc~en~Ciel (atau biasa disebut dengan sebutan Laruku), pasti menjadi yang terbanyak di reply.


Ken bergabung dengan Laruku pada tahun 1992 menggantikan Hiro yang hengkang. Padahal saat itu Ken tengah menjalani kuliah di jurusan arsitektur di Nagoya. Tapi karena paksaan dari Tetsu, akhirnya Ken meninggalkan kuliah dan menuju Osaka untuk bergabung. Hal tersebut bertentangan dengan keinginan keluarga yang menginginkan Ken menjadi seorang sarjana. Namun Ken yang punya cita-cita menjadi seorang gitaris rock band akhirnya memutuskan menjadi musisi profesional.


Sebelum bergabung dengan Laruku, semasa SMU Ken sempat memiliki band bernama Bystonewell. Setelah duduk di bangku kuliah, ia diajak oleh teman semasa kecilnya, Tetsu untuk bergabung dengan bandnya. Tahun 1992 terbentuklah L'Arc~en~Ciel. Mereka merilis album perdana berjudul Dune. Album ini tidak isimewa. Namun embrio karakter permainan Ken mulai terlihat. Lagu terbaik dari album ini berjudul Voices.


Pada masa-masa ini nama Laruku belum bisa dibandingkan dengan band Rock Jepang papan atas seperti X-Japan. Baru setelah tahun 1994, saat album Tierra yang memuat hits single Blurry Eyes direlease, nama Laruku makin melejit. Disini Ken menampilkan permainan gitar yang simpel namun cukup berisi.


Album-album berikutnya yang dirilis antara lain, Heavenly, True, Ark, Real, Ray, Smile, dll. Ia dan Laruku juga sempat merilis 2 buah proyek idealis dengan menamakan diri Dark~en~Ciel (yang merupakan versi dark dari L'Arc~en~Ciel) dan Punk~en~Ciel yang memainkan versi punk dari lagu-lagu Laruku. Namun di project Punk~en~Ciel ini Ken bermain sebagai drummer sementara posisi gitar diisi oleh Hyde sang vocalis.


Dilihat dari segi teknikal, sebenarnya tak ada yang terlalu istimewa dari Ken. Ia tidak menampilkan teknik-teknik seperti yang diperagakan gitaris-gitaris virtuoso. Namun ia mampu menempatkan diri pada setiap lagu dan bisa menakar proporsi ritem dan melodi yang sederhana namun enak dinikmati. Disitulah letak kekuatan Ken. Pada hits seperti Blurry Eyes, Flower, dan Driver High anda akan menemukan permainan gitar yang sederhana namun indah didengar.


Selain sebagai player, Ken juga mampu membuat lagu yang bagus. Lagu-lagu ciptaannya antara lain Fourth Avenue Cafe, As If in a Dream, Vivid Colors, Caress of Venus, dan lain-lain. Yang menarik ternyata salah satu lagu ciptaannya yang berjudul Winterfall, diciptakannya saat masih berusia 13 tahun.


Album studio Laruku di Indonesia dirilis pertamakali adalah album Smile yang ternyata memperoleh angka penjualan sebanyak 75.000 copy. Sebuah angka penjualan yang sangat fantastis mengingat nama Laruku tidak populer di media-media utama di Indonesia. Album berikutnya, Awake menyusul kesuksesan album Smile.


Saat ini di Indonesia sedang terjangkit wabah Laruku dan J-Rock musik. Berbagai band tumbuh dan berkembang dengan berkiblat pada jenis musik ini.


Ken juga punya side project selain Laruku. Ia menyebutnya S.O.A.P. (Sons of All Pussys). Salah satu hitsnya yang berjudul Grace, Ken menampilkan permainan gitar yang tidak terlalu jauh beda dengan Laruku. Namun dari segi sound ia menyajikan nuansa yang sedikit lebih alternative.

BIOGRAFI TETSU

Biografi Tetsu


Tetsuya Ogawa (lahir 3 Oktober 1969) adalah seorang pendiri, pemain bass, dan pemimpin grup musik terkenal Jepang, L’Arc~en~Ciel. Tetsu (semua huruf kecil) juga dikenal sebagai solo artis TETSU69 (semua huruf besar), angka 69 sendiri mencerminkan tahun kelahirannya. Namun sejak awal tahun 2007, seiring dengan rilis singel Can’t Stop Believing, nama TETSU69 berubah menjadi tetsu saja.


Tahun 2006, tetsu menjadi tamu tetap untuk band Creature Creature, sebuah band ciptaan vokalis legendaris band Jepang, Morrie dari band Dead End. Tetsu terkenal karena permainan bassnya yang tidak biasa, liar, dan cenderung rumit. Selain itu, tetsu juga dikenal sebagai artis yang dandanannya paling mencolok di antara anggota L’Arc~en~Ciel lainnya. Pada tahun 1999, dia sempat tenar dengan seri sepatu Bufallo, sebuah sepatu dengan sol setebal 15 cm. Sejak tahun 2003, dia lebih suka berdandan dengan menggunakan celana motif kotak-kotak dan kilt dengan motif yang sama.


Kehidupan Pribadi

Tak banyak yang dapat diketahui tentang kisah asmara japanese rockstar satu ini, kecuali dia pernah berhubungan lama dengan salah satu personil Every Little Thing. Tetsu dikenal sebagai seorang jenius dalam hal dekorasi ruang dan juga desain produk. Kebanyakan souvenir L’Arc~en~Ciel dan desain bass signaturenya berasal dari idenya.

Pada tanggal 17 november 2007, dikabarkan bahwa Tetsu menikah dengan seorang aktris Jepang bernama Sakai Ayana. Perbedaan umur yang cukup jauh ( tetsu-39 tahun ; sakai ayana-22tahun )tidak membuat mereka mengurungkan niatnya untk membentuk rumah tangga yang bahagia


Instrumen Musik

Tetsu dikenal sebagai pengguna fanatik bass merk Zon. Namun untuk kegiatan panggung dan Syuting video klip, dia dikontrak secara eksklusif oleh ESP, sebuah produsen alat musik Jepang.



Kamis, 28 Juni 2012

BIOGRAFI HYDE


Biografi hyde (Hideto Takarai) 

Nama Asli :Hideto Takarai

Panggilan :Haido, Doihachirou, chira-chira & Hyde
 

Lahir :Wakayama, 29 januari 1969

Tinggi :158 cm

Berat : 48 kg




Gol. darah : O

Posisi :Vokal

Status : menikah dgn penyanyi Megumi Oishi

Hobby :Segala sesuatu yang berbau horror, menggambar (he’s a talented sketcher), mengoleksi kristal berwarna biru, main video games, memasak, menulis puisi atau sajak (so pasti jago).

Warna Favorit :Hitam dan Putih.


Cita-cita : menjadi kamen rider dan kartunis


Anak ke : 1 (tunggal)

kekurangan : menderita buta warna parsial.

pengalaman kerja : pelayan di MR. Donut, pengajar drum








Pada saat sedang masa beristirahat/vakum dari L’Arc~en~Ciel pada tahun 2001, HYDE tetap mempertahankan namanya dengan membuat proyek solo dengan memakai namanya sendiri (disini namanya ditulis dengan kapital dan semestinya dengan tulisan huruf kecil biasa), dengan tujuan agar hasrat para fansnya tetap terpenuhi. Dengan mengambil keuntungan dari kesempatan untuk bersolo karir, HYDE lebih mengembangkan style musiknya dan membuatnya menjadi lebih beragam, seperti yang terlihat di rilisan 2 full-length album Roentgen dan 666. Walaupun L’Arc~en~Ciel melanjutkan aktivitas pada tahun 2004, HYDE tetap melanjutkan karir solonya dengan beberapa pertunjukan live dan perilisan single “COUNTDOWN” pada Oktober tahun 2005.


BIOGRAFI

Hidup sebagai seorang anak tunggal yang tumbuh di pinggiran Osaka, HYDE mempunyai masa kecil yang cukup normal, terlepas dari fakta bahwa sang ibu dulu sering mendandaninya seperti perempuan. Berpengaruh atau tidaknya hal tersebut pada gaya dan kemampuan musikalitas HYDE, satu hal yang pasti: HYDE telah melewati garis antara sensitif, penghibur feminin, dan rocker punk yang bergaya berandalan dengan karir solo bertajuk namanya sendiri. HYDE keluar dari tipikal rocker Jepang, mengejutkan setiap orang dengan variasi dalam musikal dan gaya visualnya.



Karir HYDE di dunia musik berawal dari band yang tidak berumur panjang yaitu Jerusalem’s Rod sebagai gitaris dibawah nama Hide (yang adalah nama aslinya). Sampai akhirnya ia ditemukan oleh Tetsu yang membawa karirnya melambung. Walaupun sebelumnya ia berencana untuk tetap menjadi seorang gitaris, akan tetapi Tetsu bersikeras agar Hide bergabung dalam bandnya sebagai vokalis. Bersama mereka membentuk L’Arc~en~Ciel pada tahun 1991. Hide segera mengganti namanya menjadi Hyde, mengambil ide dari novel klasik Dr. Jekyll and Mr. Hyde oleh Robert Louis Stevenson, dan lalu mengubah huruf kapital H menjadi huruf kecil.



Seiring Laruku mulai beranjak tenar, hyde mulai merenungkan diri untuk bersolo karir. Terutama pada tahun 1997 dimana drummer Laruku, Sakura, meninggalkan band karena tuduhan kriminal. Proyek tersebut tidak membuahkan hasil apapun sampai Laruku memutuskan untuk hiatus pada tahun 2001. Hyde pun memutuskan merubah namanya ditulis dalam huruf kapital dan mengecat rambutnya menjadi pirang. Kemudian HYDE mengambil langkah jauh dari akarnya sebagai vokalis Laruku, membuat semua komposisi dan lirik untuk lagu-lagunya yang baru. Pada bulan Oktober tahun 2001 ia merilis Evergreen dibawah labelnya sendiri, Haunted Records sebagai cabang dari Ki/Oon. HYDE mengejutkan fans dan kritikus dengan melodi gitar yang lesu dan lirik-lirik yang sensitif. Dengan perilisan Angels Tale dan Shallow Sleep, ia melanjutkan trend melodi-melodi manis dari gitar akustik, serta tambahan track dalam singlenya dengan lagu yang sama namun dalam bahasa Inggris. Pada Maret 2002, HYDE merilis solo album full-length pertamanya, Roentgen. Kumpulan lagu-lagu dari album tersebut berisi gaya mellow yang sama, membiarkan HYDE mengekspresikan sisi sensitifnya.



Pada April 2002, HYDE sekali lagi mengejutkan para fans dengan membintangi film Moon Child dengan sesama vokalis, Gackt, walaupun sebelumnya ia telah mengakui bahwa ia ragu untuk mencoba dunia akting. Film tersebut sukses di bioskop-bioskop jepang, begitu pula duet musikal antara HYDE dan Gackt berjudul Orenji no Taiyou (
オレンジの太陽), yang dirilis dalam album Crescent milik Gackt. Ini memuaskan publik sampai perilisan single keempat HYDE, HELLO. HYDE sekali lagi mengubah gayanya, berganti dari simpel dan melodius ke gitar elektrik dari heavy hard rock. Dengan warna rambut yang lebih gelap dan setelan punk-rock, HYDE kembali ke dunia musik dan siap untuk menggebrak. Setelah sedikit melembutkan gayanya dengan HORIZON pada November 2003, HYDE merilis solo album keduanya, 666 (dibaca roku roku roku sebagai pelafalan bahasa Jepang dari rock rock rock). Album tersebut mengumandangkan keberadaan yang lebih kuat dari yang pertama, menunjukkan satu lagi sisi HYDE sebagai anak nakal musik rock.



Sebelum perilisan album keduanya, HYDE mengumpulkan kembali dengan seluruh anggota Laruku pada Juni dan Juli 2003 untuk tujuh hari konser bersama di Shibuya, Tokyo. Dengan perilisan single Laruku berjudul READY STEADY GO, HYDE memperlambat aktivitas solonya. Ia sedikit kembali ke akting dengan perilisan film Last Quarter pada Oktober 2004, perilisan ulang Roentgen dimana seluruhnya dalam bahasa Inggris, dan perilisan koleksi PV-nya berjudul Roentgen Stories. Namun sebagian besar ia tetap sebagai vokalis dari Laruku, sampai Oktober 2005 dengan perilisan single barunya COUNTDOWN, mungkin mengintai hiatus lain dari Laruku.



Dari awal karirnya, kehidupan pribadi HYDE telah kurang lebih menjadi misteri publik. Nama asli dan tanggal ulang tahunnya tidak pernah diberitahukan. Ia hanya diketahui kadang-kadang berkencan dengan bintang pop sampai pernikahannya dengan aktris Megumi Oishi pada Desember 2000. Ia melahirkan anak pada November 2003, walapupun nama dan jenis kelaminnya tak pernah diberitahukan kepada publik.



Walaupun gaya bermusik dan visualnya berubah dan kehidupan pribadi yang terselubung, HYDE tetap menjadi favorit para fans dalam komunitas rock Jepang dengan lagu-lagunya yang telah digunakan dalam iklan televisi dan film-film. Kesuksesannya tidak hanya di Jepang saja, bagaimanapun, dengan perilisan album 666 di Jerman pada September 2005. Dengan suara yang kuat dan kepercayaan diri bermain gitar, HYDE membuktikan untuk meninggalkan efek yang akan bertahan lama dalam genre musik rock Jepang.