BAND LEGENDARIS ASAL JEPANG INI MEMILIKI BANYAK KISAH, MARI KITA BACA SEDIKIT PROFIL MEREKA :)
FORMASI :
Vokal : hyde
Gitar : ken
Bass : tetsu
Drum : yukihiro
Drum : Sakura [Keluar : 1997]
Gitar : hiro [Keluar : 1992]
Drum : pero [Keluar : 1992]
PROFIL
L'Arc~en~Ciel memulai karirnya sebagai band visual kei di Osaka lebih dari dua puluh tahun yang lalu. Setelah bertahun-tahun berkarir, image mereka bisa
dikatakan semakin berubah menjadi lebih mainstream. Mereka menciptakan
lagu-lagu dengan range musik yang lebih luas, dari pop-rock yang catchy sampai
lagu ballad. Dengan variasi musik ini mereka berhasil menjadi salah satu dari
band rock paling top di Jepang. Tidak hanya kepopuleran L'Arc~en~Ciel yang
semakin kuat di Jepang, mereka bahkan juga berhasil memukau penikmat musik dan
penonton di seluruh dunia. Ini merupakan contoh yang nyata akan musik sebagai
bahasa yang universal.
BIOGRAFI
L’Arc~en~Ciel dibentuk di bulan Februari 1991 dengan tetsu sebagai bassis
sekaligus leader, Hide (sekarang dikenal sebagai hyde) pada vokal, Hiro di
gitar dan Pero pada drum. Nama L’Arc~en~Ciel , yang jika diterjemahkan secara
harfiah berarti sebuah lengkungan/busur yang berada di langit, dipilih oleh
tetsu berdasarkan sebuah film yang ia tonton.
Di tahun 1992, ken, teman masa kecil tetsu keluar dari universitas untuk
bergabung dengan band ini menggantikan Hiro pada gitar. Bulan Desember di tahun
yag sama Pero keluar. tetsu kemudian mengajak Sakura untuk bergabung setelah
melihat permainannya, walaupu ia tidak terlalu mengenalnya dengan baik. Setelah
melihat permainan L’Arc~en~Ciel, Sakura memutuskan untuk bergabung dengan band
ini di tahun 1993. Album pertama mereka Dune juga dirilis di tahun tersebut,
yang menjadi nomor satu di chart Oricon Indies dan mencuri perhatian label -
label major.
Di tahun 1994, L’Arc~en~Ciel menanda-tangani kontrak dengan divisi Ki/oon dari
Sony dan mengeluarkan album kedua mereka, Tierra. Heavenly kemudian dirilis di
tahun 1995, dan 1996 ditandai dengan dirilisnya True, rilisan yang pertama kali
terjual jutaan kopi dari band ini.
Di awal 1997 saat band ini berada di puncak kesuksesannya Sakura ditahan dengan
tuduhan kepemilikan heroin. Ia kemudian resmi keluar dari band ini tanggal 4
Oktober. Ketika berita mengenai ditahannya Sakura menyebar ke publik, CD - CD
L’Arc~en~Ciel diturunkan dari rak - rak CD. Dan lagu The Fourth Avenue Café yang
sebelumnya digunakan sebagai soundtrack anime Rurouni kenshin dengan segera
diganti. Walaupun ini merupakan titik yang rendah dalam sejarah band tersebut,
dan perilisan The Fourth Avenue Café ditunda, album True tetap bertahan di
tangga lagu selama dua tahun.
Untuk beberapa bulan band ini berada dalam situasi yang tidak pasti untuk pulih
kembali dari guncangan yang diakibatkan skandal obat-obatan Sakura.
L’Arc~en~Ciel yang iseng kemudian menghibur diri dengan membentuk The Zombies,
sebuah band yang mengcover lagu mereka sendiri serta lagu - lagu dari Marilyn
Manson dan Nirvana.
Mereka kembali secara resmi dengan mengadakan konser Reincarnation ’97 Live di
Tokyo Dome. Dengan penonton sebanyak 56,000 orang, tiket pertunjukan pertama
meraih rekor yang masih belum tertandingi sampai sekarang ini, yang terjual
habis hanya dalam waktu empat menit. Konser ini juga pertama kalinya yukihiro
(ex-Die in Cries, ex- Zi:Kill) tampil sebagai drumer baru di band ini. Walaupun
single pertama yang mereka rilis setelah keluarnya Sakura, Niji hanya menulis
namanya sebagai support member. Tak lama setelah rilisan ini yukihiro pun
diangkat sebagai anggota resmi.
Album mereka selanjutnya, HEART keluar di tahun 1998. Dan pada tahun 1999 ark
dan ray dirilis pada waktu yang bersamaan, yang juga menjadi album Jepang
pertama yang dirilis secara serempak di Jepang dan juga di negara - negara Asia
lainnya. Tiap - tiap album terjual lebih dari 2 juta kopi dan bertengger di
peringkat pertama dan kedua Oricon chart.
Tahun 2000 REAL, yang menjadi album orisinil terakhir mereka sebelum vakum dan
mengerjakan proyek solo masing - masing, dirilis. Lagu terakhir mereka, Spirit
dreams inside dipakai sebagai lagu penutup film Final Fantasy: The Spirits
Within.
Selama masa jeda yang panjang, hyde merilis dua album solo dan bermain di film
Moon Child bersama Gackt, serta memainkan peran Adam di Kagen no Tsuki.
Sedangkan ken membentuk Sons of All Pussys bersama Sakura. Sementara itu tetsu
bertransformasi menjadi TETSU69, dan yukihiro menjadi vokalis untuk acid
android. Masa jeda mereka juga diwarnai dengan perilisan Clicked Singles Best
13, yang berisikan dua belas lagu favorit pilihan fans, serta Anemone,
satu-satunya lagu yang mereka ciptakan sepanjang waktu tersebut.
Setelah vakum selama tiga tahun dengan spekulasi tentang kemungkinan bubarnya
band ini, L’Arc~en~Ciel mengejutkan fans mereka dengan mengumumkan sebuah seri
dari tujuh konser yang diberi judul Shibuya Seven Days, yang diikuti dengan
perilisan single baru mereka. Berada di peringkat atas tangga lagu dan dipakai
sebagai lagu pembuka animasi Fullmetal Alchemist, READY STEADY GO dijual di
bulan Februari 2004. Mengikuti perilisan single berikutnya, L’Arc~en~Ciel
kemudian merilis album yang banyak ditunggu-tunggu, SMILE, pada tanggal 31 Maret.
Sebelumnya, semasa Sakura masih menjadi anggota band ini, mereka sempat membuat
beberapa lagu di bawah nama D’Arc~en~Ciel. Akan tetapi, dengan dirilisnya
single terbaru, ditampilkan pula P’UNK~EN~CIEL. Dengan anggota - anggotanya
merupakan member L’Arc~en~Ciel yang berganti posisi, dan kemudian merekam ulang
lagu - lagu lama L’Arc~en~Ciel. Mereka bahkan terus merekam ulang hampir semua
single - single terbaru mereka.
Tanggal 31 July 2004 L’Arc~en~Ciel hadir sebagai bintang tamu di hadapan 12,000
orang penonton pada acara konvensi anime Otakon yag diadakan di Baltimore,
Maryland. Ini merupakan penampilan pertama band ini di USA. Melihat respons
yang luar biasa dari para fans, Tofu Records, label Sony Music Jepang di
Amerika menandatangani kontrak dengan band ini di bulan Mei 2005 dan merilis
sebuah DVD untuk debut live mereka di Amerika Utara.
Mengikuti dirilisnya beberapa single dan sebuah album baru, AWAKE di 2005, band
ini kemudian mengadakan tur Jepang sebelum memulai tur ASIA LIVE 2005, yang membawa
band ini ke Seoul di Korea dan Shanghai di Cina. Sebelu kembali ke Tokyo untuk
dua pertunjukan utama.
Setelah menutup tur mereka, perhatian para anggota band ini kembali terfokus
pada kegiatan ? kegiatan solo mereka. tetsu merekam beberapa single dan sebuah
album dengan Creature Creature. Serta merilis sebuah single atas nama dirinya
sendiri. Sementara yukihiro kembali pada acid android dan merilis sebuah
single. Kemudian ia beserta acid android menyertai MUCC dalam dua petunjukan di
Shanghai. hyde menggubah lagu Glamorous Sky untuk film yang diangkat dari manga
NANA dan dinyanyikan oleh Mika Nakashima. Ia juga merilis dua single dan album
lain berjudul FAITH, yang membawanya dalam tur panjang di Jepang serta
mengadakan pertunjukan di California. Terakhir dalam masa vakum band ini, ken
merilis sebuah single solo, Speed.
25 dan 26 September 2006 L’Arc~en~Ciel mengadakan dua pertunjukan untuk
merayakan ulang tahun ke 15 band ini. Diberi judul L’Anniversarry, petunjukan
tersebut bertempat di Tokyo Dome dengan set list sebagian ditentukan oleh para
fans lewat poling online.
rabu, 2 mei 2012. Untuk pertama kalinya, L’Arc~en~Ciel dalam merayakan ulang
tahun mereka yang ke 20 dalam L’Anni~ver~sary world tour 2012, mengadakan
konser di indonesia, tentu saja itu merupakan hal yang paling d tunggu-tunggu
oleh para cielers indonesia.
Setelah
membuktikan kemampuan mereka untuk terus bertahan, L’Arc~en~Ciel bisa dbilang
merupakan band yang masih akan terus berkiprah di dunia musik rock Jepang dalam
jangka waktu yang lama. Membawa pesan cinta, damai dan dunia dimana semua orang
dapat hidup bersama tanpa pertikaian, musik L’Arc~en~Ciel mampu melewati batas
musik dan bahasa. Serta berhasil menandai dan meninggalkan kesan positif pada
para pendengar di seluruh dunia. Para fans telah dan akan terus menunggu karya
- karya selanjutnya dari grup legendaries ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar